Kapan lagi kita berbincang dan berterus terang?
Kapan, kapankah lagi?
Kurasakan sunyi mencekam, hati pun tersiksa
Ada rindu untukmu
Seputih gaunmu, Kekasih
Begitu hatiku
Tak ingin ku jauh darimu
Lembutnya sinar di matamu, Sayang
Kau begitu seadanya
Namun, bergetar sendu hati ini
Kurasakan sunyi mencekam, hati pun tersiksa
Ada rindu untukmu
Ho-uh-oh
Ho-uh
Seputih gaunmu, Kekasih
Begitu hatiku
Tak ingin ku jauh darimu
Lembutnya sinar di matamu, Sayang
Kau begitu seadanya
Namun, bergetar sendu hati ini
Sayang
Hati ini, yeah-yeah