Выберите трек для воспроизведения
Verse 1:
Keemasan masa lalu, kini kita terkurung
Mengurung yang dinamis, membuat dunia murung
Dulu dunia kita, wanita yang memimpin
Dari kelembutan hati, cahaya terang melambung
Pre-Chorus:
Kisah lama terulang, terurai satu per satu
Menghormati tiang setri, di mana kekuatan itu
Dari dalam Rahim, terlahir semua daya
Membawa hidup ke bumi, harmoni tak terelak
Chorus:
Ini yang disebut, Sastra Cêtha
Sastra jelas, terang benderang
Tinulis tanpa papan, Kitab Teles
Membaca alam langsung, bukan dari kata-kata
Verse 2:
Di balik ritual suci, tangan-tangan bekerja
Membawa keseimbangan, dunia menjadi cerah
Kreativitas mengalir, dari hati yang tulus
Dalam fleksibilitas, cinta mengakar kuat
Pre-Chorus:
Kisah lama terulang, terurai satu per satu
Menghormati tiang setri, di mana kekuatan itu
Dari dalam Rahim, terlahir semua daya
Membawa hidup ke bumi, harmoni tak terelak
Chorus:
Ini yang disebut, Sastra Cêtha
Sastra jelas, terang benderang
Tinulis tanpa papan, Kitab Teles
Membaca alam langsung, bukan dari kata-kata
Bridge:
Dengarkan suara alam, tanpa kata, tanpa buku
Kebijaksanaan mengalir, dari mimpi, dari waktu
Kita tak butuh kotbah, hanya perlu memahami
Fenomena alam jelas, mengajar kita harmoni
Chorus:
Ini yang disebut, Sastra Cêtha
Sastra jelas, terang benderang
Tinulis tanpa papan, Kitab Teles
Membaca alam langsung, bukan dari buku
Outro:
Energi semesta, di setiap nafas kita
Membawa kita kembali, ke asal Cinta
Inti darah hridaya ada kekuatan
Melampaui bintang, mencapai Nirwana
Pre-Chorus:
Kisah lama terulang, terurai satu per satu
Menghormati tiang setri, di mana kekuatan itu
Dari dalam Rahim, terlahir semua daya
Membawa hidup ke bumi, harmoni tak terelak
Chorus:
Ini yang disebut, Sastra Cêtha
Sastra jelas, terang benderang
Tinulis tanpa papan, Kitab Teles
Membaca alam langsung, bukan dari kata-kata
Bridge:
Dengarkan suara alam, tanpa kata, tanpa buku
Kebijaksanaan mengalir, dari mimpi, dari waktu
Kita tak butuh kotbah, hanya perlu memahami
Fenomena alam jelas, mengajar kita harmoni
Chorus:
Ini yang disebut, Sastra Cêtha
Sastra jelas, terang benderang
Tinulis tanpa papan, Kitab Teles
Membaca alam langsung, bukan dari buku
Outro:
Energi semesta, di setiap nafas kita
Membawa kita kembali, ke asal Cinta
Inti darah hridaya ada kekuatan
Melampaui bintang, mencapai Nirwana